Menunggumu Kembali

Waktu terus berlalu
Kamu tahu! Rindu tak pernah lepas dari hatiku
Sekalipun kamu telah pergi
Tahukah! Aku adalah orang yang paling setia menunggumu kembali

Pada keheningan malam yang selalu mengusikku
Menggemakan namamu yang tak pernah lepas dari memoriku
Mengutuk salah yang membuatmu menyerah
Akhirnya kita kalah dalam memperjuangkan rasa

Bolehkah aku berharap bertemu lagi?
Membuatku kisah baru, mencipta drama terbaik yang kita perankan dalam hidup
Menjadikanmu raja dan akulah ratu dikehidupanmu

Bolehkah aku berharap kamu kembali?
Atau sekedar menyatakan pada diri ini
Selamanya aku takkan mendapatkan cintamu lagi
Selamanya aku takkan mampu untuk dipersilahkan masuk lagi ke hati itu

Apa kamu tahu!
Setiap malam aku merayumu pada Sang Pencipta
Tak berani kukatakan dengan lantang
Aku masih mencintaimu
“Maaf, sebab saat bersamamu aku adalah gadis kecil yang belum mengerti bagaimana cara memahamimu”

Irma Khairani Marbun
Menulis adalah cara menyembuhkan diri. Jika kamu tak menemukan telinga tuk mendengar keluhmu. Maka! Ciptakanlah karya agar kamu menjadi bangga karenanya.